Dunia Sophie


Blog For Free!


Archives
Home
2005 January
2004 December
2004 November
2004 October
2004 September
2004 August
2004 July

tBlog
My Profile
Send tMail
My tFriends
My Images


Sponsored
Blog


Moved to http://tazkia.tblog.com
Dunia Sophie
10.26.04 (5:47 pm)   [edit]
Assalamu’alaikum…
Gue bingung mau nulis apa nih
Yang jelas, kepala gue lagi dipenuhin banyak hal
usulan skripsi,
masalah2 BEM FISIP,
duit BEM yang makin cekak,
kelompok KKN yang kedodoran,
novel yang belom juga cetak,
tugas kuliah yang saking ngebludak,
belom lagi ngasih perhatian ekstra buat mutarabbi2,
plus tetep ngisi mentoring pekanan kampus
mana Jatinangor belom ujan ujan,
tiba2 otak makin pusing
inget sesuatu:
targetan Ramadhan keteter
Ampun deh…
Mau pulang rasanya


[b]Dunia Sophie[/b]
Apa menariknya novel Sophie’s World (Dunia Sophie)? Buat elo2 yang gila baca, novel filsafat itu menarik karena berhasil nyederhanain pembahasaan filsafat yang historis-rumit-njelimet-s usah-kompleks ke dalam bahasa yang simpel. Pluz, Jostein Gaarder (si pengarang) bisa banget ngegiring rasa penasaran kita buat ngehabisin tuh tebelnya novel.
Ngeliat covernya aja, jujur, gue udah ilfil. Tapi buat gue, yang terpaksa ngebaca (karena itu jadi textbook buat mata kuliah Filsafat Ilmu) dari sekedar minjem punya temen, tuh buku menarik karena beberapa alasan.

Pertama, nostalgis. Karena materi sebagian besar berangkat dari sejarah2 perkembangan filsafat dunia yang diurut per bab. Mulai dari bab yang berjudul Taman Firdaus ampe Dentuman Besar. Jadi, seolah masuk ke mesin waktu, merunut pemikiran2 Socrates, Plato, Spinoza, Kant, Hegel, Marx, dsb. Yang gue suka pas bab tentang Zaman Barok, Romantisisme, sama Freud :P

Kedua, tokoh Albert Knox yang nulis ke Sophie, gadis berusia 14 taon: “Banyak manusia yang hidup di dunia dengan cara yang sama anehnya dengan pesulap yang menarik seekor kelinci dari topi yang kosong.

Dalam kasus kelinci itu, kita tahu pesulap telah mengerjai kita. Yang ingin kita ketahui adalah bagaimana dia melakukannya. Berbeda dengan dunia kita. Kita tahu bahwa dunia bukanlah tipuan tangan sebab kita ada didalamnya; kita bagian dari dunia itu.
Sebenarnya, kitalah kelinci putih yang ditarik keluar dari topi. Bedanya, kelinci itu tak sadar bahwa itu bagian dari sebuah tipuan sulap. Tidak seperti kita, kita menyadari bahwa kita adalah bagian sesuatu yang misterius dan kita ingin tahu bagaimana itu semuanya berjalan." (Jostein Gaarder, Sophie's World, Phoenix House, London, 1991, hal. 13)

Rasa ingin tahu yang dilukisin di atas ngebawa kita untuk ngegunain akal kita. Cuma, Gaarder dengan cerdik n’ ‘culas’nya nulis cerita Sophie's World itu dengan gaya&daya imajinasi kuat yang kagak masuk akal banget (walopun filsafat Barat ngedominasi). Bagimana tokoh kartun bisa hidup di depan si Sophie, bagimana dunia bisa berubah ketika dia minum salah satu cairan dan bagimana Sophie n’ gurunya, Albert Knox, bisa ngilang trus ngemata-matain Hilde n’ bapaknya. Tapi justru inilah alasan ketertarikan gw yang ketiga.

Dunia Sophie merupakan perpaduan dunia rasional dan dunia irrasional sekaligus. Dan gw langsung teringat akan Dunia Sophie di bulan Ramadhan ini. Bulan Ramadhan seyogyanya bisa membawa kita menyadari, bahwa di tengah hidup kita yang kompetitif dan selalu berpacu dengan hal-hal rasional, ada sebuah ruang luas yang menyediakan tempat untuk dunia irrasional (baca: dunia mistis).

Bisakah kita merasionalkan mengapa kita harus puasa? Mampukah akal kita menjelaskan kenapa kita kudu ngendaliin nafsu selama berpuasa? Kenapa harus perbanyak ibadah? Ngapain ngejaga akhlaq selama puasa? Sanggupkah akal menjelaskan bahwa makanan dan minuman yang halal itu tiba-tiba tidak boleh kita nikmati untuk sementara waktu? Kenapa musti bulan Ramadhan, nggak bulan2 laen, yang dijadiin bulan penuh ampunan? Kok ada Lailatul Qadr? Ada apa juga dengan sholat teraweh? Apa ada penjelasan yang memuaskan rasio kita ketika dalam hadis Qudsi Allah berfirman, "puasa itu untuk-Ku!"?

Dunia Sophie mengajarkan kita bahwa hidup ini tidak melulu berdasarkan hitungan rasional. Bulan puasa menjadi momen kita untuk menghela nafas sejenak dan merenungi sikap kita yang selalu mendewakan rasionalitas. Padahal Allah SWT nyiptain keberagaman, kaya laki2-perempuan; langit-bumi; mejikuhibiniu; air-udara-tanah-api-logam ; apa lagi ya… manusia-jin-tumbuhan; dsb. Termasuk juga hal yang rasional-irasional (orang yang nge-agungin nalar, otak kirinya pasti lebih berkembang dari otak kanannya kali ya :) )

Di atas gue dah ngutip Dunia Sophie, lalu gimana dunia menurut Fariduddin Aththar? Sufi besar yang hidup pada abad ke-12 ini nulis, "Dunia ini ibarat tenda kafilah dengan dua pintu: engkau masuk dari satu pintu dan keluar dari pintu lainnya... Meskipun engkau seorang Iskandar Agung, dunia sementara ini kelak akan memberikan kain kafan bagi segenap keagunganmu..."
Aththar benar! Karena akal yang kita dewa-dewakan pun akan berujung pada sebuah kain kafan.

(Buat Taka sama Her, sabar ya… :wink: , semoga di bulan yang penuh rahmat ini Allah SWT menurunkan hidayahnya ke Earl Grey, Elf dari Persia, Jody, Jalut, Matt, n’ Dia Yang Namanya Tidak Boleh Disebut (berjengit!!! ) :P . Allahumma amin… )
 


posted by: dodi (reply)
post date: 10.28.04 (10:12 am)

dodi: waaa dunia sophie! Gaarder punya buku judulnya "misteri solitaire" (kalo ga salah. gw dulu punya tapi ilang.), bagus juga.

dunia sophie tu keren. tapi filsafatnya Barat doang, sih. padahal filsafat barat cuma setumpuk pemikiran di antara banyak tumpukan lainnya...



posted by: dodi (reply)
post date: 11.01.04 (7:22 am)

salaam! pak dudy, walau nyebelin, tapi denger2 kalo ngebimbing cukup telaten, kok. cuma seringnya mesti dikejer2 ke fisip dago. anyway, good luck! jgn malu bertanya ke orang2.



posted by: arie (reply)
post date: 11.02.04 (7:53 pm)

mbak dita bisa dpt A di bhs arab?? huebatttz!! hihi.. ane seumur2 prasaan plg top cm dpt B :D.
Iya neh, ane coba ke blogskin tapi blom nemu yg 'sreg' dihati ;)



posted by: kean (reply)
post date: 11.17.04 (9:41 am)

met lebaran Dit, gi mudik yah? oleh2nya dunk dibagiin kemari. btw, maafkan kekhilafan yg lalu, taqabbalallahu minna waminkum :) (mo nulis di SB, taboard eror .. :D)



posted by: Semesta (reply)
post date: 11.24.04 (10:30 am)

Cek juga deh Misteri Soliter, dari Jostein Gaarder juga. Bikin penasaran juga.

Your Name:


Your Comment:


Moved to http://tazkia.tblog.com