Rhapsody on A Theme of Me...


Blog For Free!


Archives
Home
2005 January
2004 December
2004 November
2004 October
2004 September
2004 August
2004 July

tBlog
My Profile
Send tMail
My tFriends
My Images


Sponsored
Blog


Moved to http://tazkia.tblog.com
Dita Was Here
01.07.05 (12:40 am)   [edit]
Because of some accounting problems, this blog is no longer available. While archives accessible here, I will be settling on tazkia.tblog.com permanently.
I’ll be welcoming your visit.
Thanks :D
Hvala lijepa
Dita
 
In A Deep Condolence
12.30.04 (12:34 am)   [edit]
Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas bencana alam yang terjadi di NAD dan Perairan Hindia.

Click here to see how the quake occured.

[i]Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran...
Semoga ini memberikan kita sebuah hikmah bahwasanya kehidupan duniawi ini hanya sementara...
Ya Rabbi, masukkanlah kami ke dalam orang-orang yang selalu ingat akan azab-Mu...[/i]

And I'm being busy with my schedule this week (I have no time to deal this blog :( )
 
Vote For Indra!!!!!!
12.18.04 (2:08 pm)   [edit]
Assalamu’alaikum…
Hi all. Dah sepekan lebih nggak nge-blog. Maklum, lagi sibuk. Terutama ngurusin suksesi BEM UNPAD. Gue jadi tim sukses salah satu kandidat.

Oh iya… Skalian kampanye aaaah…

VOTE FOR INDRA KUSUMAH!!!!!


Cieeee… Indra gitu loh.
Jangan lupa yah… Buat anak2 Unpad yang baca ini blog, ntar coblos nomer 3. Inget, nomer 3 yah!!!

Yup, this week I am very busy. I go out at 6 am, and go home at 6 pm. Sampe2 gue diare gini :( . Gara2 kecapean kali ya. Senen minggu lalu sempet demam gitu abis pulang dari dauroh. Gue panik aja, gue kira gue bakalan kena tipes… Gue minta si Taka mabit di kosan, skalian ngegosip biasa ;)
Besoknya, diare abis… Lemes. Lebih dari 5x kali yah gue bolak balik WC… Kagak kuliah. Hermione ngejenguk. Baek banget, gue dibeliin makan… :oops:
Fuuuh… so weary… Belom sembuh banget, udah dikejar2 jadwal2 laen… Terutama konsolidasi untuk kampanyenya Indra…

Udah tiga hari ini gue berkutat dengan pernak pernik kampanye. Mulai dari pembatas buku, pamflet, sampe kipas. Dan jempol kanan gue jadi agak2 kapalan… :( . Saking getolnya ‘berkerajinan tangan’, ada satu rapat yang gue izin untuk nggak dateng. N gue di-SMS-in sama mas’ul nya: “Emangnya nggak ada akhwat yang lain untuk ngerjain pernak-pernik?”
Ada, tapi pada belum mulai kerja. Nggak tau pada ke mana… Terpaksa, sebagai yang tertua, hehehe, harus ‘mencontohkan’ (baca=mengerjakan). Buat Mini, Handa, n Melly, makasih banget dah bantu2 yaaaa…

Untuk blogging, paling gue ngutak-atik layout aja. Actually I don’t really expect for this green-cream one. It becomes so and so because I like the animated header :) But, it’s OK, sooner or later I’ll reset :D . Well, how’s the background song?!?! Enthusiastic right :o ?! This is one of Maks’ tracks that I often play when I am conscientious cheerful (Also play Kolibre, Merry…, Grieg’s…, n Cubana). Volume up!
Alhamdulillah juga kemaren hari Jum’at Lokakarya KKN selesai :) . Tinggal ketemu dosen pembimbing yang stricted itu… Ketemunya sih tanggal 27 Des. Yaaaa, jadi nggak bisa pulang ke Jkt dong :roll: Pokoknya, KKN lumayan berkesan (terutama nanjak ke kantor desanya itu loh! Kalo kaga kuat, kami biasanya ngojek… hehehe…).

 
Motivasi
12.18.04 (2:06 pm)   [edit]
Motivasi
By Indra Kusumah*

Keajaiban adalah kata yang tak hanya berada dalam cita sang juara sejati, tapi sebuah kenyataan yang mampu mereka ciptakan dalam sejarah kemanusiaan. Keberhasilan mengagumkan, kesuksesan fantastik, prestasi monumental serta karya-karya besar yang menyejarah menjadi bukti bahwa mereka tak hanya menunggu keajaiban, namun mereka menciptakan keajaiban tersebut.

Apa rahasia utama yang membantu Sang Juara dalam mencapai keberhasilan, mengatasi masalah, mencapai sasaran-sasaran dan mencapai keajaiban? “Motivasi adalah kunci untuk mendapatkan kehidupan yang berhasil!” Demikian kata George Shinn yang juga telah membuktikan kata-katanya dengan menjadi orang termuda (dalam usia tiga puluh empat tahun) memenangkan penghargaan Horatio Alger yang sangat didambakan banyak orang. Kini ia seorang milyarder atas usaha sendiri dan meiliki sekitar tigapuluh perusahaan di berbagai bidang usaha.

Reza “Supertrainer” Syarief menyatakan, “motivasi memang bukan segala-galanya, tapi segala-galanya ditentukan oleh motivasi!” Tak sekedar kata, diapun telah membuktikannya dengan berbagai kesuksesan menjadi seorang pilot, sales manager kelas dunia, da’I kharismatik, dsb.

Perhatikan dan dekatilah para juara sejati yang sukses di sekeliling Anda! Niscaya Anda merasakan aura motivasi yang besar, kemauan yang menggelora, dan semangat yang senantiasa bertalu-talu dalam dada mereka. Semua itu menjadikan Sang Juara memiliki daya tahan mengagumkan untuk senantiasa konsisten, persisten, dan resisten dalam perjuangan di tengah tekanan, ancaman, tribulasi serta kondisi kritis sekalipun.

Motivasi menjadi energi pendorong yang mengarahkan tingkah laku seseorang. Tanpa motivasi, seseorang tak akan mampu bergerak, bahkan sekedar mengangkat selembar kertas. Namun, dengan motivasi seseorang mampu memindah gunung, menembus langit, membelah bumi, dan mengubah arah peradaban manusia. Tingkat keberhasilan dalam mencapai kesemua itu berbanding lurus dengan kualitas serta kuantitas motivasi dalam ruang kepribadiannya.

Membangun, memelihara, serta menumbuhkembangkan motivasi merupakan ketrampilan jiwa sang juara sejati. Ia memahami betul kondisi motivasi dan reaksi-reaksi kejiwaan yang berkaitan dengannya. Keterampilan jiwa inilah yang menjadikannya tidak hanya layak dianugerahi keajaiban, tapi juga mampu menciptakan keajaiban demi keajaiban dalam hidupnya.

Jika Anda telah memahami urgensi motivasi dan siap menumbuhkembangkannya, berarti Anda telah memutuskan untuk menjadi seorang juara sejati pencipta keajaiban.
Selamat bergabung dengan kafilah para juara sejati!

*Mahasiswa Fakultas Psikologi UnPad
Trainer di LMT Trustco Bandung
Kandidat Ketua BEM KEMA UNPAD 2005-2006
 
how's the layout?
12.17.04 (4:23 pm)   [edit]
how's the layout?

well, sorry for long time no blog :?
i am busy lately... :roll:
 
My Feet :( and A Piece of Kolibre :)
12.06.04 (4:16 pm)   [edit]
Fuuuh, I can’t sleep tonite :( . Hari ini lumayan bikin cape…
- KKN. Program tadi pagi ialah donor darah&pemeriksaan golongan darah (featuring PMI). Stenbai di desa jam setengah 8, kita harus siapin tempat n segala macemnya. Selain warga, beberapa temen KKN juga pada donor. Gue kagak. Yang lucu tuh si Parlin, anak Matematika. Dia tuh pengen donor darah, tapi yang grogi, gelisah, tegang, panas dingin gitu. Gue pikir, kaya Fear Factor aja :) , tapi emang sih gue akui itu agak2 ngeri. Gimana enggak, orang darah kita bakal diambil 250 ml. Tapi akhirnya beliau berhasil melewati ujian itu, walopun pake acara difoto segala pas lagi donor :P .
- Jam setengah 11 gue izin selesai KKN. Ketemu Taka&Hermione di pangkalan Damri, kita ke Dipati Ukur karena ada pertemuan sama duta besar Indonesia untuk Aussie, Pak Imron. Tema diskusi ga jauh2 dari peluang & tantangan hubungan bilateral Ina-Aussie. Lumayan, dikasi snack. Pas banget, padahal kita belom makan siang loooh. Dan hari itu adalah hari pertama kali gue nyaksiin wujud Nokia 9500, di depan mata gue, yang dibawa oleh salah satu staff kedutaan, Mbak Ira. I guess I don’t really delight in 9500 because of its weight :roll: . Tapi kalo dikasih, ya ga bakal nolak :D.
- Gue suka pesan terakhir beliau: iqro Yup, just ‘iqro’. Maksudnya, kita harus banyak2 baca. Baca, baca, dan baca, supaya ilmu nambah n ga terlalu kemakan pengaruh media yang suka bikin isu2 politik yang serba simpang siur. Tapi masalahnya apa yang kita baca juga muatannya ga jauh2 dari propaganda :roll: (sceptic me...).
- Acara selese jam setengah 4. Abis itu, nganterin Taka nyari printer di BEC. Di liat2 printer, gw sama Her liat2 laptop sama HP. Doi akhirnya beli Canon. Nyampe kosan, ampun deh nih telapak kaki. Gue kaya ngerasa ada otot yang sobek gituh. Sampe sekarang nih… :( Kalo jalan, harus pelan2 banget :cry: (gue bs ke kampus nggak ya besok…) , sampe kaya pincang gitu :cry: . Kebanyakan jalan kali ya…
- But, sekitar jam 8, gue nonton TV. I switched to MTV. It was MTV Brand New going to play. OK OK, it’s not bad to accompany me having supper. Eh, ga taunya klip pertama… Klip pertama… The first video clip was Kolibre!!! OMG! I was so shocked! It felt unbelieveable :D! I was so confused: should I call Taka or I ignore her for a moment? I chose the second option :lol:. Then, I turned the volume up (until I made a noise with a little headbanging ;) ). Karena TV dikerasin begitu, sampe2 si Pipit nyamperin ruangan TV, kirain ada apa… (ups, sorry, just give me a break for this :o ) . Videoklipnya bolehlah. Pianonya… Pianonya materialnya dari seng gituh. Dan abis selese Kolibre, baru deh gue SMS Taka :D . Dia marah2, katanya curang ngeliat Kolibre kagak bilang2 :D .
 
Week In a Rush
12.03.04 (5:30 pm)   [edit]
Udah hari Jumat aja yah…

Minggu, 28 November
Tengah malem buta jam 12, ikhwah Unpad berangkat ke Jakarta buat aksi solidaritas menentang invasi AS ke Falujjah. Kita pake 4 bis. Nyampe di Bunderan HI jam setengah 8 pagi. Gue telpon rumah. Nyokap cuma pesen, hati2. Dan akhirnya kader n simpatisan PKS marching mulai Bunderan HI-Thamrin-Medan Merdeka Selatan. Klimaksnya, kita berenti di depan Kedubes AS yang diamanin satu truk tentara. Di sana mobil komando ngasih orasi n kita berdoa sama2 untuk Falujjah. Asli, gue nangis pas doa robithoh… Emang hari itu tuh empatik banget sih… Apalagi pas Shoutul Harokah, Izzis, dsb. mulai nasyid di atas mobil komando (my fav. track was Kembali, Gelombang Keadilan, n Nidaul Jihad ;) ), sumpe… dendam kesumat elo sama AS sampe ke ubun2. Gila, dah lama nih ruhiyah kaga semangat kaya begitu!
Ini jadi hari yang super cape :cry: . Tapi ujung2nya berkesan, seperti yang gue harepin. Karena gue bisa jepret2 beberapa spot kaya Hyatt, Starbucks di PI, Kantor PBB, sama Gate of Mordor (baca: Gerbang Kedubes AS). Walopun pake ponsel, but not bad… :) (since, one of my wishlist now is to have an enormous megapixel digital camera+video recorder!)

Mana gue sempet kesasar :shock: . Ceritanya begini, gue terpaksa ngelepasin diri dari rombongan ikhwah Sumedang sebentar untuk maju ngeliat langsung gerbang Kedubes AS yang tinggal 20-50 meter di depan sono. Soale gue mau ambil gambar. Karena kondisi depan gerbang yang padat manusia banget, ya udah gue balik lagi ke rombongan temen2. Dan, ya ampun!… Ke mana temen2 yah… Panik… Panik… Ketawa sambil ketakutan sendiri… Sampe gue mikir, kalo nyasar gue cukup berani ga ya SMS –in Kepanduan Sumedang supaya disamperin (disamperin? serasa orang penting ginih...). Tapi akhirnya ketemu juga setelah 15-an menit muter2 nyariin… Fuuuh, kapok gue deh kabur dari rombongan.
Bis cabut dari Istiqlal jam 3 sore. Balik ke Jatinangor lewat Jonggol-Cianjur. Amit, bisnya ngebut, sampe2 gue bangun karena ada akhwat2 yang teriak pas bis ngebut :shock: . Alhamdulillah, akhirnya nyampe Jatinangor juga jam 8.

Senin, 29 November
Tepar di kosan. Malemnya begadang ampe jam 2 ngerjain tugas Geopolitik&Geostrategi buat besok.



Selasa, 30 November
Melesat ke kampus buat ngasih tugas. Tapi… Gue kurang beruntung. Dosen kaga ada :? . Malemnya mabit di kosan Intan n Ila buat ngerjain tugas Hukum Perang & Int’l Tribunal buat besok. Skalian minjemin ke Ila rekaman klip Maksim Olympic Dream sama konser yang di Roundhouse. Bukannya malem ngerjain tugas, tapi malah sama2 nontonin Maksim :lol: . Jepret2-in pose dia pake ponsel n’ jadi komentator buat cewe backing vokal di OD n balerina2 di Roundhouse yang gayanya semua: tebar pesona 8) . Hehehe. Jam 2 pagi, baru tidur. Biarlah tugas belom selese yang penting gue tidur dulu, biar besok gue nyontek sama temen 8) .

Rabu, 1 Desember
Abis ngajar anak2 kelas 6 SD (buat KKN), buru2 ke kampus buat ngumpulin tugas. Tapi… lagi2, dosennya kaga masuk :? . SMS nyokap. She got her b-day today.




Kamis, 2 Desember
Pagi rapat. Trus selese rapat, ke Bandung Electronic Center, buat ngisi tinta printer. Tapi, gw ke Gramedia dulu. Nitipin ransel sama jaket, gue langsung ke lantai 3 untuk liat format novel2 populer sama komparasi substansi. Gue bandingin novel gue sama Dadaisme (juara sayembara novel 2004 yang ditulis mahasiswa Bandung juga). Ah, Dadaisme menurut gue endingnya terlalu komersil: tindakan bunuh diri. Nggak adakah ending selain itu :roll: ?! Abis itu muter2, liat Da Vinci Code sama novel barunya Tom Clancy, The Executive Order yang lebih tebel dari bukunya Baylis (buku kuliah HI maksudnya)!
Eh, nyadar, kartu penitipan barang kagak lagi di tangan :shock:. Yang ada di tangan cuma hape sama dompet (sukuuur banget…). Gue langsung lapor satpam. Katanya langsung aja ke Penitipan Barang, supaya tas bisa langsung selamat. Gue ke sana. Tapi kata mas-nya, kartunya dicari aja dulu, soalnya kalo tuh barang ilang, dendanya 10 rebu (seperti apa yang tercantum di kartunya)!!!
Ya udah, gue cari lagi ke lantai 3. Gue sih ga peduli bayar 10 rebu, asal tas gue n isinya utuh. Masalahnya, banyak bawaan di dalem, termasuk cartridge temen.
Akhirnya, setelah gue cari2 dan nanya2 mbak2 mas2 Gramedia, tuh barang kaga ketemu :(. Ya udah, abis ke kasir buat beli buku, gw turun lagi ke bawah. Nebus tas gue 10 rebu, n segera cabut dari tempat kejadian perkara.

Jalan ke BEC. The atmosphere was quite soothing, cool air-con and ivory lightnings. Liat2 ponsel dulu, baru isi tinta. Abis itu liat2 MP3 player sama laptop. Ke lantai 4 juga, ngeliat barang2 elektronik. Pas ngelewatin stand-nya Casio, gue ngeliat Cleviano. Gue senyum2 aja :) karna namanya mirip Clavinova-nya Yamaha, saingan kali ya?

Cabut dari BEC jam 12an, karena jam 2 harus rapat BEM. Pas nyampe kampus, kok kaga ada orang di sekre, gue SMS Arif si Ketua BEM. Eh, dia bilang, rapatnya diundur jadi jam 4. Bilang dari tadi2 napa… :x

Jumat, 3 Desember
Hari ini nggak ada kuliah karena dosen kaga dateng (ampun deh, seminggu ini hampir kaga ada kuliah sama sekali :roll: ). Gue diajak nemenin Intan ke Arboretum (semacam hutan pelestarian tanaman) MIPA ngurusin kunjungan anak2 SD ke sana (program KKNnya dia). Jadi tau yang namanya Bastian, anak Kedokteran yang suka dia ceritain... Gue perhatiin hape-nya Basti Siemens M65, high-end (penting gak seeeeh…). Abis dari kampus, main ke kosan Intan. Ilan-ya belom pulang, padahal gue mau ngobrol sama tuh anak. Ya udah, tidur siang aja di sana n main2 sama kucingnya, yang namanya, ups… Miu Babi (‘surname’nya begitu gara2 Ila ngomentarin fotonya Miu di ponsel gue yang mirip, ups… babi). Tuh kucing dominan warna putih, matanya ijo, cantik, nggak suka nyakar. Tapiiii, ampuuun… bawelnya minta ampun! Manja! Cempreng! Berisik! Minta makan mulu...



PS: =http://maksim.diaryland.comSara, you must publish Maks’ pics at KLCC! The sooner, the better :) !

 
here we go again
11.24.04 (3:29 pm)   [edit]
Hi all…
Minal aidzin wal faidzin. Taqabalallahu minna wa minkum. Taqabbal ya kariim… :)
We’ll here we go again. And it’s bit obsolete to talk about how my holiday was. So many stories, that I just can only jot them down
- Liburan cuma makan, minum, tidur, TV :D . Asli, kagak ada kerjaan. Kayanya berat badan nambah sekilo neh...
- Mudik adalah ritual wajib bagi orang rumah. Gw mudik tanggal 12 November ampe tanggal 19, seminggu. Ke Kendal, Solo, Semarang, n’ Sragen. Not bad, so so, ketemu sodara. Ketemu makanan. Ketemu ‘salam tempel’. Asik…
- Akhirnya, ketemu juga sama adek gue. Doi kul di Teknik Sipil, UnDip. Dia ngekos di daerah Tembalang, Semarang. Masuk ke kamarnya, berjejer poster film. All about movies! LOTR, 28 Days Later, Van Helsing, Spiderman 2, Resident Evil: Apocalypse, HarPot3, Alien Vs. Predator. Movies semua deh!!! Proyek dia sama temen2 kosannya sih katanya mo bikin indie movie, komedi. Tapi, gue nyaranin jangan komedi, bisa jadi ‘kacangan’ :roll: . Kagak ada yang ketawa. Mending kaya Blair Witch Project aja sekalian yang bikin dia cukup amused. Gue juga tukeran HP ama dia untuk sementara, dibalikin pas liburan entar. Lumayan, jadi semangat motret2 diri sendiri (narsis gini…)

Malem ini gue abis ngedit novel. Tugas kuliah buat besok dah siap, tinggal di-print. Kacaunya, printer gue pas cekak tinta :cry: .
Sambil ngetik, skarang juga lagi muter Maksim’s World Premier Performance, Roundhouse, London. Nggak bosen… hehehe… :wink:
Orkestra pas Croatian Rhapsody yo'i banget. Gitar listriknya itu loh… Biola&cellonya, ampun deh, bikin merinding.
Di Exodus, gambar di-set slow motion segala pas Maks lagi intro… aneh dikit gitu. Tapi, drum-nya pas bridge, bikin wow…
Dan pas Claudine, weleeeeeh… Serius banget sih mas… Looking at the Roundhouse’s ceilings, he played by heart…
Dan gue baru nyadar, ternyata Hana’s Eyes itu sedih banget. Bener-bener sedih :oops: . Sampe2 abis resital, penonton Roundhouse bengong untuk beberapa detik, baru tepuk tangan bravo :shock:. It’s stunning !

Akhirnya gue juga ngeliat videoklipnya yang Olympic Dream. He looks older, hehehe… V-klipnya menurut gue kaya iklan ponsel (tau, gue juga bingung) Tapi, gue belom nemuin video Kolibre or lainnya yang ada di Variations. Katanya =http://www.maksimmrvica.comSara, Maks make piano Steinway transparan. Waw… :P
Eh, denger2 dari =http://michellekay17.blogspot...Michan Maksim rambutnya diblonde abis… Nggak salah tuh mas?! Kenapa dia jadi ‘nggak jelas’ gitu yah… Korban mode? Ato stylistnya yang kaga beres? Kasihan cakep2… Ampuuun deh, apa kata Taka sama Her yah kalo ngeliat dia jadi begitu?! Jadi mirip Alex-nya The Calling kalee ya :roll: . Ngomong2 ada yang tau ga kapan dia ke Jakarta, soalnya dia ada tour ke Malaysia akhir taun. Get prepared :D !

Ps: You should know. Pianist whom Maksim really admires is Vladimir Horowitz (1903-1989)


 
Dunia Sophie
10.26.04 (5:47 pm)   [edit]
Assalamu’alaikum…
Gue bingung mau nulis apa nih
Yang jelas, kepala gue lagi dipenuhin banyak hal
usulan skripsi,
masalah2 BEM FISIP,
duit BEM yang makin cekak,
kelompok KKN yang kedodoran,
novel yang belom juga cetak,
tugas kuliah yang saking ngebludak,
belom lagi ngasih perhatian ekstra buat mutarabbi2,
plus tetep ngisi mentoring pekanan kampus
mana Jatinangor belom ujan ujan,
tiba2 otak makin pusing
inget sesuatu:
targetan Ramadhan keteter
Ampun deh…
Mau pulang rasanya


[b]Dunia Sophie[/b]
Apa menariknya novel Sophie’s World (Dunia Sophie)? Buat elo2 yang gila baca, novel filsafat itu menarik karena berhasil nyederhanain pembahasaan filsafat yang historis-rumit-njelimet-s usah-kompleks ke dalam bahasa yang simpel. Pluz, Jostein Gaarder (si pengarang) bisa banget ngegiring rasa penasaran kita buat ngehabisin tuh tebelnya novel.
Ngeliat covernya aja, jujur, gue udah ilfil. Tapi buat gue, yang terpaksa ngebaca (karena itu jadi textbook buat mata kuliah Filsafat Ilmu) dari sekedar minjem punya temen, tuh buku menarik karena beberapa alasan.

Pertama, nostalgis. Karena materi sebagian besar berangkat dari sejarah2 perkembangan filsafat dunia yang diurut per bab. Mulai dari bab yang berjudul Taman Firdaus ampe Dentuman Besar. Jadi, seolah masuk ke mesin waktu, merunut pemikiran2 Socrates, Plato, Spinoza, Kant, Hegel, Marx, dsb. Yang gue suka pas bab tentang Zaman Barok, Romantisisme, sama Freud :P

Kedua, tokoh Albert Knox yang nulis ke Sophie, gadis berusia 14 taon: “Banyak manusia yang hidup di dunia dengan cara yang sama anehnya dengan pesulap yang menarik seekor kelinci dari topi yang kosong.

Dalam kasus kelinci itu, kita tahu pesulap telah mengerjai kita. Yang ingin kita ketahui adalah bagaimana dia melakukannya. Berbeda dengan dunia kita. Kita tahu bahwa dunia bukanlah tipuan tangan sebab kita ada didalamnya; kita bagian dari dunia itu.
Sebenarnya, kitalah kelinci putih yang ditarik keluar dari topi. Bedanya, kelinci itu tak sadar bahwa itu bagian dari sebuah tipuan sulap. Tidak seperti kita, kita menyadari bahwa kita adalah bagian sesuatu yang misterius dan kita ingin tahu bagaimana itu semuanya berjalan." (Jostein Gaarder, Sophie's World, Phoenix House, London, 1991, hal. 13)

Rasa ingin tahu yang dilukisin di atas ngebawa kita untuk ngegunain akal kita. Cuma, Gaarder dengan cerdik n’ ‘culas’nya nulis cerita Sophie's World itu dengan gaya&daya imajinasi kuat yang kagak masuk akal banget (walopun filsafat Barat ngedominasi). Bagimana tokoh kartun bisa hidup di depan si Sophie, bagimana dunia bisa berubah ketika dia minum salah satu cairan dan bagimana Sophie n’ gurunya, Albert Knox, bisa ngilang trus ngemata-matain Hilde n’ bapaknya. Tapi justru inilah alasan ketertarikan gw yang ketiga.

Dunia Sophie merupakan perpaduan dunia rasional dan dunia irrasional sekaligus. Dan gw langsung teringat akan Dunia Sophie di bulan Ramadhan ini. Bulan Ramadhan seyogyanya bisa membawa kita menyadari, bahwa di tengah hidup kita yang kompetitif dan selalu berpacu dengan hal-hal rasional, ada sebuah ruang luas yang menyediakan tempat untuk dunia irrasional (baca: dunia mistis).

Bisakah kita merasionalkan mengapa kita harus puasa? Mampukah akal kita menjelaskan kenapa kita kudu ngendaliin nafsu selama berpuasa? Kenapa harus perbanyak ibadah? Ngapain ngejaga akhlaq selama puasa? Sanggupkah akal menjelaskan bahwa makanan dan minuman yang halal itu tiba-tiba tidak boleh kita nikmati untuk sementara waktu? Kenapa musti bulan Ramadhan, nggak bulan2 laen, yang dijadiin bulan penuh ampunan? Kok ada Lailatul Qadr? Ada apa juga dengan sholat teraweh? Apa ada penjelasan yang memuaskan rasio kita ketika dalam hadis Qudsi Allah berfirman, "puasa itu untuk-Ku!"?

Dunia Sophie mengajarkan kita bahwa hidup ini tidak melulu berdasarkan hitungan rasional. Bulan puasa menjadi momen kita untuk menghela nafas sejenak dan merenungi sikap kita yang selalu mendewakan rasionalitas. Padahal Allah SWT nyiptain keberagaman, kaya laki2-perempuan; langit-bumi; mejikuhibiniu; air-udara-tanah-api-logam ; apa lagi ya… manusia-jin-tumbuhan; dsb. Termasuk juga hal yang rasional-irasional (orang yang nge-agungin nalar, otak kirinya pasti lebih berkembang dari otak kanannya kali ya :) )

Di atas gue dah ngutip Dunia Sophie, lalu gimana dunia menurut Fariduddin Aththar? Sufi besar yang hidup pada abad ke-12 ini nulis, "Dunia ini ibarat tenda kafilah dengan dua pintu: engkau masuk dari satu pintu dan keluar dari pintu lainnya... Meskipun engkau seorang Iskandar Agung, dunia sementara ini kelak akan memberikan kain kafan bagi segenap keagunganmu..."
Aththar benar! Karena akal yang kita dewa-dewakan pun akan berujung pada sebuah kain kafan.

(Buat Taka sama Her, sabar ya… :wink: , semoga di bulan yang penuh rahmat ini Allah SWT menurunkan hidayahnya ke Earl Grey, Elf dari Persia, Jody, Jalut, Matt, n’ Dia Yang Namanya Tidak Boleh Disebut (berjengit!!! ) :P . Allahumma amin… )
 
Khutbah Rasulullah Menyambut Ramadhan
10.15.04 (1:26 am)   [edit]
[i]“Wahai manusia! Sungguh telah datang kepada kalian bulan Allah dengan membawa barokah, rahmat, dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam paling utama.

Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Pada bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu dijabah.

Bermohonlah kepada Allah Rabb-mu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shaum dan membaca kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapatkan ampunan Allah pada bulan yang agung ini.

Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dasn kehausan pada hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqoro dan masakin. Muliakanlah orangtuamu. Sayangilah yang muda. Sambungkan tali persaudaraanmu. Jagalah lidahmu. Tahanlah pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya. (Tahanlah pula) pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarkannya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya anak-anak yatimmu akan dikasihi manusia.

Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu-waktu shalatmu karena itulah saat-saat paling utama ketika Allah Azza Wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih. Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya, dan mengabulkan mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia! Sesungguhnya disebabkan diri kalian tergadai karena amal-amal kalian, maka bebaskanlah dengan istighfar, karena punggung-punggungmu berat oleh beban dosamu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu. Ketahuilah Allah Ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Ia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di depan Rabbul’alamin.

Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi makan makanan untuk berbuka kepada orang-orang mukmin yang melaksanakan shaum pada bulan ini, maka pada sisi Allah nilainya samadengan membebaskan seorang budak dan ia diberi ampunan atas dosa-dosanya yang lalu.” Para sahabat bertanya,” Ya Rasulullah, kami semua tidaklah mampu berbuat demikian”.

Rasulullah meneruskan khutbahnya: “Jagalah diri kalian dari api neraka walau dengan sebiji kurma. Jagalah diri kalian dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.

Wahai manusia! Barangsiapa yang membaguskan akhlaqnya pada bulan ini, dia akan berhasil melewati Sirath pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Barangsiapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) pada bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaannya pada hari kiamat.

Barangsiapa yang menahan kejelekannya pada bukan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari dia berjumpa dengan-Nya. Barngsioapa memutuskan kekeluargaan pada bulan ini, Allah akan memutuskan dia dari rahmat-Nya pada hari dia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa melakukan shalat sunnah pada bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardhu, baginya ganjaran seperti melakukan tujuhpuluh shalat fardhu pada bulan yang lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku pada bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa pada bulan ini membaca satu ayat Al- Qur’an, ganjarannya sama seperti mengkhatamkan Al-Qur’an pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak akan pernah menutupnya bagimu. Pintu-pintu neraka tetutup, maka memohonlah kepada Rabbmu agar tidak akan pernah dibukakan bagimu. Syetan-syetan terbelenggu, maka mintalah agar mereka tidak lagi pernah menguasaimu.”[/i]
Amirul mukminin, Ali bin Abi Thalib karamallahu wahjah berdiri, [i]“Ya Rasulullah, apa amal yang paling utama di bulan ini?”[/i]
[i]“Ya, Abu Al-Hasan. Amal yang paling utama pada bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah” [/i]jawab Rasulullah SAW.

 
Ramadhan and Praktikum
10.14.04 (11:51 pm)   [edit]
Barusan sholat tarawih kelar. Malam Ramadhan pertama, gue sama anak2 kosan sholat di luar. It is the first time for me, because I used to have tarawih at my boarding with pals. Well, nggak terasa udah Ramadhan lagi. Unbelieveable. semoga Ramadhan tahun ini menjadi berkah… Amin… Semoga Allah menerima amalan2 kita. Amin…
Hmmm, I’m still contemplating. Contemplating everything for this Holy Month. I just don’t want to miss this moment because I know that I’ve missed much thing last year :roll: . Marhaban ya Ramadhan to all of you, guys :) …

[b]Praktikum[/b]
Tapi sebelumnya, tanggal 12-13 kemaren adalah saat2 yang asik buat gue sama temen2 laen. Knapa? Karena kita akhirnya jadi praktikum ke Jakarta. Yipppieeee!!! :o
Utuk praktikum kali ini, kita mengunjungi Kedubes AS, sama Deplu (pas hari pertama), trus The Habibie Center disingkat THC (pas hari kedua).

Anak2 yang jumlahnya 30 orang berangkat dari depan Gerbang Unpad. Kita2 sih udah stenbay dari jam ½ 4, tapi bisnya malah baru dateng jam 5. Harusnya jam empat! OK, everybody got dissapointed, but suddenly we were so happy because THERE NO LECTURERS AT ALL!!! Bebaaaas! :o Emang sih ini nyalahin prosedur, tapi apa boleh buat, katanya si Rizki (yang jadi ketua rombongan) dosen2 udah didaulat dengan amat sangat untuk mendampingi rombongan, tapiii… KAGAK ADA YANG MAU! Nggak tau kenapa, and everybody thought because this is LOCAL trip :?

[b]Most Interesting Place[/b]
Tuesday, 12 Oct., 9. am, jam segini anak2 dah nyampe di Jakarta. Pokoke gue seneng banget karena akhirnya bisa nginjek lagi 'kampung' gue, walopun kali ini ga sempet sekalian balik ke rumah karena ngurusin KKN, kuliah, BEM, so so. And the first spot was US EMBASSY.



Dan menurut gue, kunjungan ke sini ini yang paling berkesan.
Rizki ngasih waktu sekitar 30 menit buat siap2 sebelom kita ke sono.
Sebelom masuk, ponsel & kamera anak2 pada dikumpulin di tasnya si Erna. Dijadiin satu, dan abis itu bakal dititip di pintu masuk embassy (rese…). Guess what, that bag became very precious and costly because over than 30 belongings were placed inside and they accumulating more than 30 million rupiahs!
US EMBASSY is DAMN STRICT place! And it became damn damn damn strict since bomb blew up The Kuningan!
Pas di gerbang Embassy, kita dah dijemput sama salah satu staff. Ngelewatin satpam2 8) berbaju coklat yang megang list nama2 kita (curigaan gitu kalo ada intruder yah? ). Nggak cowok nggak cewek, satpam kabeh! :shock: Nama kita di-check list satu2.
Udah itu kita masuk ke dalem halaman Embassy. But the problem did not finish yet. Masih ada semacam ‘pos pemeriksaan’ lagi (aduuuuh…) :shock: . Kita ngantri lagi untuk ‘diperiksa’. Diperiksa aja kok ngantri gitu loh…
Di sono ada ‘binatang’ yang bernama PINTU DETEKTOR. Kita kudu melewati tuh benda, dan situasi bakal kacau kalo tiba2 ada bunyi ‘beeeeep’ nyaring. OK, I was going to pass the door. Deg deg-an banget…
But… BEEEEEP!
“Ya!!! Adek ke sini sebentar…”.
:shock:
:shock:

Mengerikan. Seorang satpam dengan tubuh kekar ngehampirin. Gue kira tuh bunyi disebapin oleh gue, tapi perasaan gue baek2 aja, nggak bawa elektroik ato apa2. Ato jangan2 karena gue pake jilbab lebar gini?
Tapi, ternyata tuh satpam ngampirin si Feri yang ternyata tadi passing persis di depan gue. Ya ampun, masalah apa lagi ini?!?! Si Feri bawa barang2 aneh apaan sih.
Ooooh, ternyata dia pake IKET PINGGANG BERKEPALA BESI. Weleeeh…
And another BEEEEEP coming. :shock: Itu datang dari Rena, yang ternyata dia nggak nyadar naro duit KOIN SERIBU di kantong.
Fuuuh… ‘Seleksi alam’ baru aja dilewatin :roll: .
Sekarang ke loket. Di tempat macam ini kita kudu nunjukin KTM ato kartu identitas diri yang laen, yang kemudian ‘disita’ untuk sementara dan dituker sama semacam tag dengan tulisan ‘visitor’.
Dan tiba2 ada temen yang nyeletuk: “Eh, Si Deasy balik lagi ke bis. Dia baru nyadar kalo ke sini kaga bawa KTP ato kartu mahasiswa ato ID card laen!”
Kacaaaau! Payaaah! Paraaaah! Kita kan domisili di luar Jakarta gitu loh, seharusnya Deasy punya kesadaran kalo pergi ke luar kota itu ID WAJIB BAWA! Ampuuuun…
Udah deh, bye bye aja…

Akhirnya anak2 digiring masuk ke aula utama. Adeeem, karena AC langsung terasa pas si staff ngebukain pintu. Kereeeen, karena kita ngerasa kaya bukan di Indonesia (yup, kita secara de jure ada di AS) karena interior yang comforting, lukisan2 gede yang dipajang, sama langit2 yang tinggi dengan aksentuasi lampu2 berwarna ivory keemasan. Hmmm… Romantis… :oops:
Kita masuk ke ruang pertemuan. Kita dikasih handouts berupa buku2, leaflets, sama jurnal gratis, yang setelah gue itung2 beratnya lebih dari 3 KILOGRAM. Tuh buku2 masing2 isinya tentang geografi, sejarah, kesusasteraan, sama sistem pemerintahan AS. Ada juga beberapa yang berbentuk jurnal, yang mengetengahkan demokrasi dan HAM. But anyway, two thumbs up for the books! Embassy emang nggak tanggung2 ngasih kita masing2 sebregh-abregh buku! Bunch bunch bunch! :) Cetakannya kualitas wahid :P (kertas glossy, full color, beautiful pics, etc.) , tapi isinya… hmmm, ntar dulu deh… karena ujung2nya demokrasi lagi, HAM lagi… 8)
Eeeeh, pas mau duduk, ternyata sarapan dah tersedia di sebuah sudut ruangan. Ada pastries, kopi, krimer, teh celup, gula… Ambil sendiri! Dasar anak2 Jatinangor, sekalinya liat makanan, langsung pada nyamber :P. Pliiiiis!!! Pliiiis dooong, jangan bikin maluuu gueeee… Hehehe. Maksudnya, plis dong behave! Soalnya di ruang pertemuan iu ternyata ada KACA PEMANTAU. Jadi, persis di deket meja sarapan, ada kaca film, berukuran kurang lebih 1x3, dan tau dong, pasti ada orang yang merhatiin dari balik ‘binatang’ itu :x . Sampe2 gue kasih wacana ke temen2 kalo JANGAN PERNAH PERGI KE TOILET karena PASTI ADA HIDDEN CAMERANYA! Gaswat… :roll:

Breakfast ending. Seorang bule datang. His name was Andy. He still young, nice person. Jas rapih, kemeja biru muda, dasi merah, all American. Rambut coklat pirang, pake kumis+kacamata. Cukup bersahabat.
He told us about himself as the officer for Culture Affairs. Di dalam hati gue bertepuk tangan, “cool juga nih orang, walopun mirip Tom Green :) ” Lumayan bisa Bahasa Indonesia. Dan dia ngasih pilihan apakah pertemuan pake Bahasa ato English.
“In English!!!” kontan anak2 ngejawab serempak!
But another coming. He was bit taller than Andy. Kulitnya lebih putih, rambutnya item. Pake kacamata juga, dan lebih mancung&mudaan daripada Andy (alaaaaah…). Dia officer for Politics kalo ga salah. Namanya Matt. Dan gaya bicaranya lebih santai, sedikit banyak nyerocos, dan gue harus lebih menundukkan pandangan neh :wink: . Tunduk… Oh iya, dateng lagi bule lain, namanya Tom. Menurut gue, dia mirip dikit sama Damon-nya Blur. Rada sangar dikit… Lebih tepatnya serius. Mereka duduk dengan posisi: Andy, Matt, Tom. Matt seemed to be the spokesman.

Gue sendiri duduk di mana? Ternyata di depan! Mimpi buruk apa yang bikin gue duduk di row paling depan, persis sis di depan tuh bule!?! Oh noooo… Semoga di jidat gue tidak terpampang huruf2 yang tersusun jadi kata TERORIS cuma gara2 kecurigaan mereka ada akhwat duduk tepat di depan mereka.

OK. Acara dimulai.
Well, di pertemuan itu US Embassy ngejelasin gimana peran US dalam rangka mewujudkan keamanan wilayah di Asia Tenggara, terutama mencegah terorisme. Yup, Matt talked much. Serius tapi santai, asik. Interaktif. Meyakinkan. Tapi, situasi seperti biasa makin serius pas session pertanyaan, karena ikhwan2 pada mempertanyakan masalah double standard, pre-emptive strike, jargon demokrasi&HAM, invasi kebudayaan, terorisme, masalah Irak, Protokol Kyoto, sama segala tindakan AS yang unilateral. Kontan, suasana makin menegang, karena ikhwan2 kaya si Rufi, Reza, Aga, Lucky, Fery bener2 membuat para exellencies bingung. Mana si Reza malah ditanya balik sama si Tom tentang orisinalitas demokrasi Indonesia :shock: .
Tapi, asik juga ngeliat si Matt (lagi-lagi Matt… alaaah... ) yang tenang, terbuka. Tiap pertanyaan yang super kritis n’ langsung bikin keok dijawabnya dengan penuh diplomasi (becoz he is a diplomat, right?!) Gue setuju sama perkataan dia, bahwa bukan AS aja kok yang nerapin double standard, tapi rata2 negara2 di dunia ini juga begitu. All countries in the world pursue for their interest.
Dan ketika masalah teroris lagi-lagi diangkat, Matt nanya. “Who thinks that US is world terrorist?! Raise your hand!”
Kontan anak2 pada angkat tangan, termasuk gue, walopun masih ada yang ragu (ato takut?) :P . Dan respon Matt cukup melegakan, dia cuma tertawa n geleng kepala. Asik. Sementara Andy sama si Tom masih merhatiin kita2 satu persatu dengan tatapan yang menurut gue begitu investigatif 8) .

Well, jam menunjukkan pukul 12 siang. It came to an end. Acara harus diakhiri, walopun masih banyak pertanyaan yang belom dilontarkan sama pertanyaan yang belom dijawab secara memuaskan. Akhirnya, meeting ditutup. Well done. Andy, Matt, and Tom really appreciated us! They said if there also had been press&journalists, it would be troublesome because a lot of off-the-record statement were made :P . HI Unpad 2001 are outstanding 8)
Untuk suvenir, Rizki ngasih mereka satu set angklung :) . Dan abis acara serah2an itu, kita didaulat untuk foto bersama :wink:

Waaah, ceritanya panjang yah… Ini juga belom semuanya terceritakan.
OK, I’ll summarize the trip! Ini menurut gue loh…
- Tempat paling berkesan : US EMBASSY doooong!
- Tempat paling boring : Deplu. Ngantuk, karena ke sana jam 1 abis dari US Embassy, pembicaranya kagak ‘seatraktif’ di US Embassy. Mana suara pelan, ruangan AC. Siapa yang kagak bisa ngantuk jam segitu… :cry:
- Snack paling enak : THC :o ! Sumpe, enak banget snacknya! Bakery, risol, lemper… Wooow! Mana dikasih lunch Hoka2 Bento lagi! Makasiiiiih abiiiiis! Gimana kagak delighted tuh anak2 Jatinangor!?!
- Meeting room paling OK : Masih THC, karena wangi, nyaman, ACnya banyak, sophisticated, wooden-furnished, lengkap fasilitas, kata temen WCnya bagus, satpamnya nggak nakutin, lukisannya bagus2, banyak miniatur2, ada perpusnya+koleksi buku yang keren2. I love the interior! Coooozy! Siapa dulu… Habibie gitu loh!
- Man of the days : Matt dong, hehehe…
- Outstanding pal : Reza, karena segala pertanyaannya penuh dengan penjabaran2 yang panjang, sampe2 gue sendiri nggak tau dia nanya apa :) . Salut, karena bikin AS kewalahan, n bikin Jeff – foreigner asal Cina yang ngeriset di THC –minta maaf segala ke Re karena jawaban dia kurang memuaskan because having some trouble with his English. Keep yourself critical, Re!
- Words of the days : “As well…”, Matt loves to say it :)
- Orang yang paling bikin malu : Intan! Gue nggak nyangka nih predikat jatoh ke temen deket gue sendiri. Knapa? Soale pas lagi breakfast di THC, ada temen yang mau foto kita2. Kontan anak2 langsung ngerubungain because of the hint! JEPREEEET! Foto selesai. Tapi… GUBRAAAK, Intan kesandung dan jatoh. Merahlah mukanya… :oops: Untung lanteinya karpet. Mana si Windi komentar, “Jatohnya sih nggak seberapa, tapi malunya itu nggak bisa ditahan!”

Well, buat HIers 2001, thanks for the moments!!! :)
Met shaum juga yaaaa... Afwan kalo gue punya banyak salah ke kalian...
Sampe ketemu pas kuliah yaaa...
 
A Man Staring At Me…
10.09.04 (12:07 am)   [edit]
I had nothing to do this morning :(. Ila and Intan, my bosom friends, were having their own business, and I felt so bored. Having nothing to do, I decided to hack around. To go somewhere, to Bandung, because nothing looks good here in Jatinangor :x . But before there was an important meeting with pals at BEM to talk about several programs and replace some members.
Fuuuh, finally the uninteresting meeting was finished. I went straightly to have some lunch before going to Bandung.
I had a bus. I just slept along the journey which took about 45 minutes to go. While the bus had its last stop on a station, I had to continue my trip by taking other public transportation for different route.

In the wake of 15 minutes, I arrived at a place, Aquarius Music. After paying Rp. 1000 for the ride, I entered the parking lot. Pushing the front-door, I entered the gallery. The air conditioner pretty comforting. But, I had to find something immediately. Glancing, I found out that someone staring at me. He seemed so familiar. Still, his eyes deeply looking at me from distance, with a little smile.
I relieved to know that he there. I approached to make sure that I wasn’t being in a dream world. Yes, he kept his eyes fixed on me behind the transparent casing with smile that didn’t change. He made me out of breath. It suited me down to the ground.
“Dobar dan, Maksim! So, this is where I reach you. Oh no, why are you keep staring me like this?! I'm just an ordinary veiling girl... Come on, I’ll bring you to get out from here as soon as possible. I can hardly wait to hear you play the ivories. Wow!… once again… Wow! I just can’t believe that finally I got you today!”

Yeaaaah! Hooooraaaay!!! :D :D :D Maksim new album, ‘Variation’ finally released! Wishing to be the first who bought, I grabbed one of the cassetes. I came up to the cashier, and paid for Rp. 23.000. Ila, Intan, I can barely wait to show him to you, galz (^o^)[] !!!

Weariness turned to gladness. Everything became sooo… exciting and beautiful :P. From his cabinet labelled ‘New Release’, we finally went out.
“Unbelieveable that I’m now hanging with one of world’s best pianists” (and I guessed he replied ‘thank you’ &) ).





His music grows by leaps and bounds. And I love to hear “Olympic Dreams” (thrilling intro!), “Merry Christmas Mr. Lawrence” (ups… is it suitable for akhwat to listen 8) ?! I bet Ila will like it because its Japanese rhythm), and “Nocturne in E Flat Major”. While others like “Kolibre”, “Amazonic”, “Leeloos Tune”, that are recent compositions by Tonci Huljic lively diverse the tracks. And old tracks like “Piano Con. No. 1…”, “Totentanz”, “Procession of The Sardar”, “Bohemian Rhapsody”are remade. Thoroughly. Some are kinda piano solos, like “Nocturne” “Pagrag”. I hope these are just teaser, not spoiler :D
For me, ‘Variations’ seems more ‘mature’ than before. And what I gotta do now is to grasp each track which has its own romantic story :wink: . I will bring my walkman everywhere and ignore people around me :P .
No more explanation for the reason that piano piece (which means ‘art’) is to enjoy – not to tell – I’d suggest you to buy Maksim’s Variations!

Hehehe, iklan kali...

 
kinda spooky story
10.04.04 (6:10 am)   [edit]
Fuuuh, hari ini gue capeee. Setelah ikut dauroh selama dua hari, dari pagi ampe sore, akhirnya tuh acara selese juga… Gue bisa ngeluangin waktu – kudu ngeluiangin waktu – untuk nyuci baju2 yang numpuuuuk :D ! Horeee, akhirnya nyuci juga!
Agenda selanjutnya: KKN.
Well, KKN Oktober-Desember ini gue dapet di Cileunyi Kulon, ber-20 sama anak2 fakultas laennya. Dari FISIP cuma dua, gue sama Sathia si anak basket dari KS. Ada yang cuma satu perwakilan dari kampusnya, kaya FIKOM. Sedangkan, yang paling banyak itu dari FK: 10 orang. Dan yakin, program yang mo mereka bikin paling2 ga jauh dari balai pengobatan.
Setiap kelompok KKN dapet jatah 7-10 anak FK. Tapi, fakultas di luar FK maksimal cuman boleh ngirim 2 orang ke tiap2 kelompok. Kalo denger cerita temen2 gue, anak2 FK di kelompok mereka rata2 pada ‘show force’, mentang2 banyakan kali yah (soale baru taon ini anak2 FK ‘turun’. Taon2 sebelumnya pada praktek di RS). Sampe2 gue prihatin, ada kelompok yang dosen pembina lapangannya itu ‘diskriminan’ sama anak2 fakultas laen di luar FK, karena dia sendiri dosen FK. Fanatik fakultas gitu deh katanya :roll: . Wallahu’alam.


A Spooky Story
Ini jam 23.36. Gue lagi denger murottal An Naba… Tapi biasanya, gue denger MP3 piano/klasik kalo lagi ngetik malam2 buta gini.
Because there was something spooky happened to me few hours ago.
And I need to illuminate myself, at the moment.
Ceritane ngene: Gue lagi tidur2an di kamar sekitar jam sembilan barusan. Ngutak atik ringtones, akhirnya ngecompose Pachelbel Cannon buat message alert. Nice prelude…
Nah, nggak taunya malah ketiduran. Kayanya sih kecapean karena ada daurah dari pagi tadi. Tidur sih tidur, tapi cuma sepuluh menit.
Kenapa sepuluh menit?!?!
Karena ‘digangguin’.
Diganggunya: badan gue nggak bisa bergerak, susah banget digerakin. Rasanya panas, kaya demam gitu. Badan merinding. Gue cuma bisa buka mata doang, tanpa bisa ngegerakin anggota tubuh yang laen. Dan kuping gue kaya ngedenger noisy things, ada suara orang2 ngobrol&ngebisikin gue, tapi gue lupa pada ngomongin apaan.
WAKE UP!!!
Gue akhirnya bisa bangun! Badan langsung lemes, karena ‘struggle for awakening’. Gue selalu ngalamin hal ini, tapi biasanya kalo tidur siang. Nggak malem kaya begini. Kenapa, entahlah… Nah, setelah gue tenang, gue lalu ke kamarnya si Mini, akhwat Antrop. ’02 yang ngerti ‘gituan‘.
Dita : (dengan uka kusut dan mata bengkak) Mini, tadi daku abis ngalamin apa coba?
Mini : Apaan Teh?
Dita : Aku tidur digangguin. Nggak bisa gerakin badan. Kaya biasa…
Mini : Astaghfirullah…
Dita : Mini, maukah dikau melihat kamarku, bentar aja…
(akhirnya Mini menuju kamar gue)
Dita : Coba… gimana? Gimana hawanya?!
Mini : (nongol di pintu. Tapi langsung nengok ke gue pake isyarat) Teh Dita, ada?!
Dita : Nggak tau, aku kan ‘nggak tau’. Menurutmu gimana kamarku?!
Mini : (nyamperin dengan khidmat) Teh Dita… Ada…
Dita : WHAT?!?!
Mini : Si Tante* …
Dita : Astaghfirullah…
Mini : Di depan kamar mandi…

Ya ampuuuun, denger itu gue langsung kaget. Tapi gue berusaha tenang. Mata gue nggak ngeliat yang ganjil…
Tenang…
Akhirnya, Mini masuk ke kamar gue, tanpa sudi ngeliat ke arah depan kamar mandi.
Dan, untuk saling ngejelasin kondisi kacau ini, kita ngobrol pake bahasa Inggris J. Lucu, mungkin makhluk itu berpikir ‘ngomong apaan sih ini berdua?!’
Dari obrolan yang ngabisin waktu 2 jam, ini dia keberadaan Si Tante.
- Kayanya ‘dia’ suka mampir ke kamar, trus bediri diam di pojokan depan kamar mandi (di sono ada tumpukan baju kotor+tempat sampah. Dirty, isn’t it?!)
- Dia cuma berdiri, seolah menanti sesuatu. Wajahnya pucat, dingin, banget! Menurut Mini, ia tergolong berusia muda.
- Gue setiap hari ninggal kosan kamar dari pagi sampe sore karena kuliah, BEM, mentoring, dsb. Dan, kayanya sedih juga pas sadar kalo kamar ‘terlantar’. Soalnya, gue jarang banget sholat di kamar. Jamaah terus. Subuh, maghrib, isya. Pokoke kalo bis jamaah, maka gue utamakan jamaah.
Jamaahan di ruang tengah, ato di kamarnya Melli or Mini (kalo komplit, akhwat ber 6, tapi tetep aja ber 6 itu cuma 30% dari penghuni kosan. Sholat dzuhur ato asharnya sendiri di luar kosan karena jam2 itu gue kan ga di tempat. So, kamarku jadi ‘empty’, sekedar tempat ngelepas cape… maafkan. You’re clumsy & alone… :cry:

Itu satu dari sekian banyak kejadian yang ada di kosan… (Parah juga kalo dipikir2 nih kosan). Banyak, mulai dari penampakan berbagai macam ‘spesies’, seperti Si Tante, Si Om**, Kangguru***, Animal****… Kami emang ngemodif nama2nya begitu, selain supaya lebih amni wa sirri (aman dan rahasia, maksudnya :D ), juga memanipulasi temen2 laen yang sedikit penakut agar nggak shock, terperanjat setengah mati, ato pingsan pas ‘mereka’ ada.
“Dit, di situ… ada Kangguru…”
“Oh…”
“Eh, kalian ngomong apa sih?!?! Jelas2 TV nya lagi nayangin AFI gitu loh!!!”

Insya Allah nggak takut. Cuma, gue nggak mau kalo keberadaan mereka itu mengganggu manusia!

Hiks 3x, minggu ini nggak bisa SMSan ama Ila, karena HP nya dipake kakaknya. Sementara HP punya kakaknya masuk servis karena ada tombol yang rusak. I’ll be missing you… :cry:

Tadi siang gue jadi member rental komik.
Gue dapet nomor anggota: 1924.
1924, something crossing my mind...
1924
Not like Smashing Pumpkin's 1979 album
but 1924
1924. Ikhwah will always remember it as the time when the world losing its last khilafah...
Fuuuuh... jadi inget, kalo besok harus ngasih materi ke binaan...

Perlu diketahui:
*Si Tante= Kuntilanak
** Si Om= Genderuwo
***Kangguru= Pocong
****Animal= makhluk halus lain yang bersosok binatang
 
Jika
09.24.04 (5:15 pm)   [edit]
JIKA HIDUP TIDAK UNTUK DAKWAH , TERUS KITA MAU
NGAPAIN..???


ANTUM PERGI PAGI
DENGAN SEMANGAT MENCARI DUNIAWI
JIKA ANGKOT MACET, LALU LINTAS MACET RIBUT ATAU SEWA
TAKSI
AGAR HARTA BURUAN TIDAK BERALIH DARI SISI

ANTUM PULANG MALAM
DENGAN JASAD YANG KELELAHAN
NYAMPE DI RUMAH MENDEKAM SAMPE PAGI DATANG

LUPAKAH ANTUM..?
RASULULLAH BAGAIKAN RAHIB DI MALAM HARI
DAN MENJADI SINGA DI SIANG HARI
SEMENTARA ANTUM
TAK PEDULI SIANG DAN TAK PEDULI MALAM
YANG PENTING DUNIA DALAM GENGGAMAN

SAHABAT COBALAH KITA RENUNGKAN
APA SIH YANG INGIN KITA GAPAI SAMPAI HARUS MEMBANTING
TULANG ..?
APA SIH YANG INGIN KITA BANGUN HINGGA PAGI DATANG..?
APA SIH YANG INGIN KITA RAIH HINGGA TUBUH BEGITU LETIH
..?

JUJUR AJA UNTUK URUSAN PERUT KITA BUKAN..?
BUAT BELI NASI BUNGKUS ATAU NASI UDUK BUKAN...?
MASUK PERUT DAN KEMUDIAN RAIB JADI KOTORAN..

JUJUR AJA UNTUK URUSAN RUMAH TEMPAT KITA TINGGAL
BUKAN..?
BUAT BELI KERAMIK, AC ATAUPUN BUSA
DINIKMATI , RUSAK, GANTI LAGI TAK BERKESUDAHAN..

JUJUR AJA UNTUK URUSAN KESENANGAN ANAK-ANAK YANG KITA
RINDUKAN
BUKAN..?
BUAT PAKAIAN , MAINAN, ATAUPUN POSTER-POSTER IDAMAN
DINIKMATI, MENGHILANG DARI PANDANGAN

JIKA KITA HIDUP HANYA UNTUK ITU SEMUANYA
MAKA HARGA DIRI KITA
NILAINYA SAMA DENGAN APA YANG KITA MAKAN
NILAINYA SAMA DENGAN APA YANG KITA KELUARKAN DARI
PERUT HITAM
NILAINYA SAMA DENGAN APA YANG KITA RINDUKAN

KARENA JASAD TAK UBAHNYA TEMBOLOK KARUNG
TEMPAT PENYIMPANAN SEMUA MAKANAN YANG KITA MAKAN
KARENA JASAD KITA TAK UBAHNYA PEREKAT
TEMPAT SEMUA KESENANGAN DUNIA MELEKAT

SEPEKAN, SETAHUN, SEWINDU KITA BANGUN SEJUTA PUNDI
UANG
KITA LUPA BAHWA KELAS YANG KITA BANGUN ITU PASTI KITA
TINGGALKAN
KITA LUPA BAHWA TEMPAT TINGGAL KITA SESUDAHNYA ADALAH
ISTANA MASA
DEPAN

TAPI SAHABAT
JIKA KITA HIDUP UNTUK DAKWAH
TIDAK ADA SETITIK HARAPAN PUN YANG KELAK DIRUGIKAN
TIDAK ADA SEBERKAS AMAL PUN YANG TIADA MENDAPAT
BALASAN

TAPI SAHABAT
DI DALAMNYA PENUH UJIAN DAN BATU KARANG
UJIAN HARTA, ANAK , ISTRI YANG KITA SAYANGI
DAN KITA HARUS YAKIN PENUH AKAN JANJI ALLAH
DI DALAMNYA TIDAK LEKAS KITA DAPATKAN KEINDAHAN
DAN KITA HARUS YAKIN BAHWA INILAH JALAN KEBAIKAN

SAHABAT...
JANGANLAH TERLENA DENGAN KESENANGAN FANA
JANGANLAH TERLENA DENGAN GEMERLAP DUNIA
ITULAH YANG ALLAH BERIKAN SEBAGAI HAK PARA MUSYRIKIN
DI DUNIA
TIADA USAH KITA IRI DAN BERFIKIR TUK HANYUT BERSAMANYA
KARENA KITA TAHU KEHIDUPAN MEREKA SUSUDAHNYA ADALAH
NERAKA
DAN MEREKA KEKAL DIDALAMNYA

SAHABAT...
JANGAN SIA-SIAKAN HIDUP DIDUNIA
BANGUN RUMAH DAKWAH
JIKA KITA DILUASKAN HARTA, KEMBALIKAN DI JALAN DAKWAH
JIKA KITA DILUASKAN WAKTU, HIBAHKAN DI JALAN DAKWAH
JIKA KITA DILUASKAN TENAGA, BERIKAN UNTUK LAPANGNYA
JALAN DAKWAH
JIKA KITA DILUASKAN FIKIRAN, GUNAKAN UNTUK MERENUNGI
AYAT-AYAT-NYA
JIKA KITA DILUASKAN USIA, MAKSIMALKAN BERIKAN YANG
TERBAIK UNTUK -
NYA

JANDAN JADIKAN DAKWAH SEBAGAI KEGIATAN SAMPINGAN
JANGAN JADIKAN DAKWAH SEBAGAI HIBURAN
JANGAN JADIKAN DAKWAH SEBAGAI AJANG GAUL SESAMA TEMAN
JANGAN JADIKAN DAKWAH SEBAGAI PENGISI WAKTU LUANG
JANGAN JADIKAN DAKWAH SEBAGAI SARANA MEMBURU UANG
KARENA KELAK YANG KITA DAPATKAN ADALAH JAHANAM
SEBAGAI BALASAN ATAS KEMUSYRIKAN YANG KITA JALANKAN

SAHABAT
JADIKAN DAKWAH SEBAGAI RUH KITA DI DUNIA
JADIKAN DAKWAH SEBAGAI RUMAH TINGGAL KITA DI DUNIA
JADIKAN DAKWAH SEBAGAI TUGAS UTAMA KITA DI DUNIA
JADIKAN BAHWA HANYA DENGAN DAKWAH DIRI KITA BEGITU
BAHAGIA
JADIKAN BAHWA TANPA DAKWAH KITA BEGITU MENDERITA

SAHABAT
JALAN DAKWAH INILAH YANG MEMBEDAKAN KITA
DENGAN PARA PENDUSTA AYAT-AYAT-NYA
DAN JIKA KITA HIDUP DI DUNIA INI TIDAK UNTUK TEGAKKAN
RISALAH-NYA
ITU ARTINYA KITA PUN SAMA DENGAN MEREKA
YANG LEBIH MENYUKAI NERAKA KETIMBANG SURGA
( NAUDZUBILLAH MIN DZALIK .... )
DAN JIKA KITA HIDUP DI DUNIA INI SEBAGAI TUJUAN
INGATLAH BAHWA TAK LAMA LAGI RUH KITA BAKAL DI CABUT
DARI BADAN

JIKTA HIDUP TIDAK UNTUK DAKWAH
TRUS KITA MAU NGAPAIN..?

MAU JADI AYAM..?
YANG PERGI PAGI PULANG PETANG..??
KURANG PETANG TAMBAHIN LAGI HINGGA TENGAH MALAM ..

TAPI MASIH MENDINGAN AYAM
KARENA IA RUTIN BANGUN SEBELUM ADZAN
DAN TERIAKKAN LAGU KEINDAHANYA
TAPI KITA
RUTIN SUBUH SETENGAH DELAPAN
APALAGI KALO AKHIR PEKAN
BISA JADI SUBUH HENGKANG DARI FIKIRAN
( ASTAGHFIRULLAH....)

MASIH MENDING AYAM
KARENA IA BERANI PILIH MAKANAN YANG IA INGINKAN
TAPI KITA
KITA MAKAN SEMUA YANG ADA DI HADAPAN
TIDAK PEDULI DAGING, TUMBUHAN , ATAUPUN BATU HITAM
SEMENTARA KITA DI KARUNIAI FIKIRAN DAN IMAN....

SAHABAT
JIKA HIDUP TIDAK UNTUK DAKWAH
TRUS KITA MAU NGAPAIN..???

( terima kasih untuk ukhuwah ini..... semoga Allah
mengkekalkannya
sampai ke surganya kelak ... amin....
ya Allah kuatkanlah ikatan hati para hambamu ini
karena Engkaulah
yang menggenggam segala hati yang ada di dunia
ini..amin..)


(Buat Kang Sofyan, syukron yah atas puisinya yang 'dalem'. btw, ko pake huruf kapital semue?!?! :shock: )
 
i'm back
09.24.04 (4:18 pm)   [edit]
It’s 01.00 a.m. in the morning, and I still can not sleep :(
I arrived from Jakarta at 04.30 p.m. There were some traffic jam, the weather was so hot, and it got worse when my bus hit a car on its bumper. What’s more I couldn’t get more fresh air because some people smoked. They seemed to have no respect L (Selfish me. Didn’t they see I was fed up by their smokes?! :x ) Damn cigars… And of course, I do not like someone smoking. At all!

I know I am tired now, but my mind still rolling 8). Anastasia, a beautiful recital from Clayderman, is playing on my MP3. And it makes me harder to sleep…
Ok ok, these are what I did at home:
1. Eating! Yeah, lots of foods and junkies. Yet they still can’t add my weightJ. But finally, I decided to have fasting for several days (for paying my last Ramadhan credits…J )
2. Watching TV! My favourite shows are: Ih Syereeeem, Pemburu Hantu, Extravaganza, Bule Gila, Spontan… mmm… too much to mention :D . I watched ‘The Cedar House Rules’ days ago on channel, and Tobey Maguire & Charlize Theron played very well. But, still, ‘Far and Away’ (Cruise and Kidman) is impressing me (I watched it several weeks ago on TV and they’re so talented!
3. Cat! Yup, cats! They often went to my house, and I did not miss to caress, to ‘chat’, to feed, and to pick their poses with cell. phone. Most are local cats with ‘simple’ appearance, with dirt & scars. But they’re cool. Once I and my lil’ brother found a little cat, grey and skinny creature (perhaps he is 3-month-old). And guess what!?!?! We named it DELON. Huahahahaha…hahahaha! :lol: :lol: Oh no, I can not stop chuckling!
3. Talking with my lil’ bro. He is alone now bcoz his bro and sis. leaving Jakarta to study J somewhere. He is 4th grade of elementary school. He joins karate, recognizing white belt, and tells me much things about his great ‘sumpei’ (karate suhu) who looks like Rizal Gibran! Hehehe, yayyy...
4. Sleeping. I spent much time to sleep because I was totally free from my colleges assignments and schedules! No lecturers, no textbooks, no homeworks, no BEM, no KMPM, no meeting, no presentation, no problems. Just leisure… :wink:

Full of enthusiasm, it is Tchaikovsky’s ‘Piano Concerto No. 1’ playing on my PC (it is full of classical pieces, especially piano playing). Maksim will include this composition into his 3rd album, Variations. Piece I must buy. Alright! :wink:
 
blogspot, i've changed my mind
09.17.04 (7:00 pm)   [edit]
ok ok ok, i've now made up my mind not to return to my old blog. blogspot is good, two thumbs up, i love to modify my templates...

i don't have any problem with HTML code. but... blogspot toooo... :? :? jamming, so that everytime i update n fix mine, it wont get updated so :? .
fuuuh, it also happened to my posts... well, i have clicked to post, but... oh no, it did not display on my page. blogspot, what's wrong with you?! :cry:
so, bubye blogspot...
welcome back tblog...
:D

ok ok ok, today i am going to go home to jakarta. this is11.03 a.m., and i will wait til lunchtime n' zuhur. then i'll go home by local bus! yeah. mom n' dad, i'm home...

 
my old blog
09.16.04 (5:21 pm)   [edit]
also visit my old blog i seldom update...
mungkin gw bakal balik lagi ke sono.

 
kampus hari ini...
09.14.04 (11:24 pm)   [edit]
kampus hari ini...
hmmm... sepi. anak2 lagi pada ke s'pore (selamet yaaa... asal jangan sampe di-ekstradisi ajah. hehehe). nggak jelas gimana kabar anak2 laen yang mau ke aussie, bakal diundur apa kagak. sedangkan, anak2 praktikum lokal - termasuk gue - harus switch acara secara total gara2 bom di kuningan. kedubes2 di sono pada nutup kantor untuk waktu deket ini.
jadi, praktikumnya ga jadi kunjungan ke kedubes&sekre asean/pbb. diganti jadi sdc (short diplomatic course) sama table manner. insya allah tanggal 28 sept. tadi si intan juga ke kampus, gue kira dia dah balik ke lampung... tadi dia mencak2 karena ujian organisasi&adm. intl dapet nilai "t" (blom nyerahin tugas). dia stress, padahal dia udah nyerahin tugas via desi. absensina juga bagus. yah... sabar aja yah ukhti, coba telp. pak oby, kalo2 ada anything wrong with you. kali aja dia lupa ato salah ngasih nilai.

btw, abisin waktu sejaman nge-update account gw di blospot, tapi stucked terus. ga bisa di-modif :cry: . padhal account gue kayanya belom kadaluarsa... terakhir gue udah modif 2 x. apa emang ada batasan maksimal berapa kali modif yah?... (i NEED your explanation whether u'd experienced the same...)

tadi nyari pak ade, minta cairin dana bem yang 2 jut. tapi, denger2 beliau juga lagi pergi, ke malaysia. wah... seharusnya jam segini ada rtl (rencana tindak lanjut) antara bem sama anak2 2004. tapi gue mangkir, padahal si arif dan nyuruh2. gue lagi males aja, soale masih mikirin buat stand bazaar besok (gue jadi pj).

besok itu ada acara 'wilujeng sumping' di lapangan voli. acaranya penyambutan anak2 2004. ada band2 kampus, etc. well, jadi inget sma dulu.
wishlist: besok pengen tampil single keyboard, mainin 'ballade fur adeline', 'children in silent garden', 'liebestraume', 'claudine', ato 'croatian rhapsody'. mellow yah? hehehe, biar crowd ga 'gahar' terus. trus dapet applause dari anak2, sampe standing ovation. tiba2 disamperin ikhwan2 fisip. they'll say "astaghfirullah ukhti, ngapain kamu di sini?! tapi, boleh juga resitalnya". huehehehe, dasar pemimpi!
i am a dreamer...
hari in igue beli kartu jempol. karena pulsa mentari gue tinggal 6ribuan, plus si alia manas2in supaya gue beli jempol. antara isi pulsa lagi ato penawaran menarik kartu2 perdana yang bikin... bingung... akhitnya, beli jempol juga. tapi, ngomong2 ribet juga keluar-masukin kartu, plus nge-list no. telp. temen2yang bejibuuun... :shock:

novel dah selese edit 90%. fuuuh, gue cuma bisa sempet edit pas malem doang, karena siang jadwal gue ketat. ujung2nya, kudu tidur laruuut (tadi malem gue tidur jam 2an) :( . but, no pain, no gain... chayo3x

pengen pulang, insyaallah hari jum'at. tapi, hari sabtu ada rapat... oh no, isn't there any other time for me?!
it's exhausting... :cry:
 
Olympic Dream
09.09.04 (12:45 am)   [edit]
Yeeeeah... akhirnya kesampean juga ngedenger piano composed-nya Maksim sendiri, 'Olympic Dream' yang dijadiin theme song buat Olympiade Yunani 2004 kemaren :D Sophisticated... Romantic... Touchy... Nostalgic... Mesmerizing... Subhanallah... Walopun belom liat v-klipnya yang katanya dibikin di Rumania... But anyway, it's a good good work, Maks! Need 2 listen? Just click this. Truz, klik 'Music' (di message boardnya sara_mrvica di line paling bawah, di bawah image mawar). Enjoy! Sretno put! (Kroasia, yang artinya kurang lebih have a nice day)

Hvala (Kro.= makasih) sara :)
 
fine dining
09.08.04 (2:06 am)   [edit]
well, sejam lagi anak2 Buku Pengenalan Kampus pada mo ngadain pembubaran panitian, makan2 di resto steak... (gaya 8) ).

Can hardly wait...
Okeh, asal pulangnya kudu dianterin ikhwan!
 
Proses
09.06.04 (11:55 pm)   [edit]
Kemaren gue ke kampus, ternyata udah ada nilai ujian yang keluar, Hukum Ekonomi Internasional (yang ngajar si Dementor Agung itu – baca arsip Juli). Well, si Intan ngelunjak seneng pas dia ngeliat kalo dia dapet B.
Yah, harap2 cemas, semoga gue juga dapet nilai segitu lah minimal…
Deg2an gue cari nama gue
G1B01074 Nimas Primadita S…..
Tapi…
Oh no…
cuma dapet… C… :cry:
Shock… mana si Intan n’ Ila pake ngetawain segala lagih!

Intan: Asiiik! Dapet B!
Dita: Elo dapet apa La?
Ila: Sorry yah, aku kan nggak ngambil (mata kuliah ini)…

Aduuuh, BT! Butuh Tausiah, maksudnya…
Gue coba ngambil ibroh dari kejadian ini. N’ emang selama kuliah sama dia, gue langganan C mulu. Pernah B sekali, tapi pernah juga D sekali :D


[b]Nikmati Proses[/b]
Thanks buat Ugly

Sebenarnya yang harus kita nikmati dalam hidup ini adalah proses. Mengapa? Karena yang bernilai dalam hidup ini ternyata adalah proses dan bukan hasil. Kalau hasil itu Allah yang menetapkan, tapi bagi kita punya kewajiban untuk menikmati dua perkara yang dalam aktivitas sehari-hari harus kita jaga, yaitu selalu menjaga setiap niat dari apapun yang kita lakukan dan selalu berusaha menyempurnakan ikhtiar yang dilakukan, selebihnya terserah Allah.
Seperti para mujahidin yang berjuang membela bangsa dan agamanya, sebetulnya bukan kemenangan yang terpenting bagi mereka, karena menang-kalah itu akan selalu dipergilirkan kepada siapapun. Tapi yang paling penting baginya adalah bagaimana selama berjuang itu niatnya benar karena Allah dan selama berjuang itu akhlaknya juga tetap terjaga. Tidak akan rugi orang yang mampu seperti ini, sebab ketika dapat mengalahkan lawan berarti dapat pahala, kalaupun terbunuh berarti bisa jadi syuhada.

Ketika jualan dalam rangka mencari nafkah untuk keluarga, maka masalah yang terpenting bagi kita bukanlah uang dari jualan itu, karena uang itu ada jalurnya, ada rizkinya dari Allah dan semua pasti mendapatkannya. Karena kalau kita mengukur kesuksesan itu dari untung yang didapat, maka akan gampang sekali bagi Allah untuk memusnahkan untung yang didapat hanya dalam waktu sekejap. Dibuat musibah menimpanya, dikenai bencana, hingga akhirnya semua untung yang dicari berpuluh-puluh tahun bisa sirna seketika.
Walhasil yang terpenting dari bisnis dan ikhtiar yang dilakukan adalah prosesnya. Misal, bagaimana selama berjualan itu kita selalu menjaga niat agar tidak pernah ada satu miligram pun hak orang lain yang terambil oleh kita, bagaimana ketika berjualan itu kita tampil penuh keramahan dan penuh kemuliaan akhlak, bagaimana ketika sedang bisnis benar-benar dijaga kejujuran kita, tepat waktu, janji-janji kita penuhi.

Dan keuntungan bagi kita ketika sedang berproses mencari nafkah adalah dengan sangat menjaga nilai-nilai perilaku kita. Perkara uang sebenarya tidak usah terlalu dipikirkan, karena Allah Mahatahu kebutuhan kita lebih tahu dari kita sendiri. Kita sama sekali tidak akan terangkat oleh keuntungan yang kita dapatkan, tapi kita akan terangkat oleh proses mulia yang kita jalani. Ini perlu dicamkan baik-baik bagi siap pun yang sedang bisnis bahwa yang termahal dari kita adalah nilai-nilai yang selalu kita jaga dalam proses. Termasuk ketika kuliah bagi para pelajar, kalau kuliah hanya menikmati hasil ataupun hanya ingin gelar, bagaimana kalau meninggal sebelum diwisuda? Apalagi kita tidak tahu kapan akan meninggal. Karenanya yang paling penting dari perkuliahan, tanya dulu pada diri, mau apa dengan kuliah ini? Kalau hanya untuk mencari isi perut, kata Imam Ali, "Orang yang pikirannya hanya pada isi perut, maka derajat dia tidak akan jauh beda dengan yang keluar dari perutnya". Kalau hanya ingin cari uang, hanya tok uang, maka asal tahu saja penjahat juga pikirannya hanya uang. Bagi kita kuliah adalah suatu ikhtiar agar nilai kemanfaatan hidup kita meningkat. Kita menuntut ilmu supaya tambah luas ilmu hingga akhirnya hidup kita bisa lebih meningkat manfaatnya. Kita tingkatkan kemampuan salah satu tujuannya adalah agar dapat meningkatkan kemampuan orang lain. Kita cari nafkah sebanyak mungkin supaya bisa mensejahterakan orang lain.

Dalam mencari rizki ada dua perkara yang perlu selalu kita jaga, ketika sedang mencari kita sangat jaga nilai-nilainya, dan ketika dapat kita distribusikan sekuat-kuatnya. Inilah yang sangat penting. Dalam perkuliahan, niat kita mau apa nih? Kalau mau sekolah, mau kuliah, mau kursus, selalu tanyakan mau apa nih? Karena belum tentu kita masih hidup ketika diwisuda, karena belum tentu kita masih hidup ketika kursus selesai. Ah, Sahabat. Kalau kita selama kuliah, selama sekolah, selama kursus kita jaga sekuat-kuatnya mutu kehormatan, nilai kejujuran, etika, dan tidak mau nyontek lalu kita meninggal sebelum diwisuda? Tidak ada masalah, karena apa yang kita lakukan sudah jadi amal kebaikan. Karenanya jangan terlalu terpukau dengan hasil.

Saat melamar seseorang, kita harus siap menerima kenyataan bahwa yang dilamar itu belum tentu jodoh kita. Persoalan kita sudah datang ke calon mertua, sudah bicara baik-baik, sudah menentukan tanggal, tiba-tiba menjelang pernikahan ternyata ia mengundurkan diri atau akan menikah dengan yang lain. Sakit hati sih wajar dan manusiawi, tapi ingat bahwa kita tidak pernah rugi kalau niatnya sudah baik, caranya sudah benar, kalaupun tidak jadi nikah dengan dia. Siapa tahu Allah telah menyiapkan kandidat lain yang lebih cocok. Atau sudah daftar mau pergi haji, sudah dipotret, sudah manasik, dan sudah siap untuk berangkat, tiba-tiba kita menderita sakit sehingga batal untuk berangkat. Apakah ini suatu kerugian? Belum tentu! Siapa tahu ini merupakan nikmat dan pertolongan dari Allah, karena kalau berangkat haji belum tentu mabrur, mungkin Allah tahu kapasitas keimanan dan kapasitas keilmuan kita.

Oleh sebab itu, sekali lagi jangan terpukau oleh hasil, karena hasil yang bagus menurut kita belum tentu bagus menurut perhitungan Allah. Kalau misalnya kualifikasi mental kita hanya uang 50 juta yang mampu kita kelola. Suatu saat Allah memberikan untung satu milyar, nah untung ini justru bisa jadi musibah buat kita. Karena setiap datangnya rizki akan efektif kalau iman kitanya bagus dan kalau ilmu kitanya bagus. Kalau tidak, datangnya uang, datangnya gelar, datangnya pangkat, datangnya kedudukan, yang tidak dibarengi kualitas pribadi kita yang bermutu sama dengan datangnya musibah. Ada orang yang hina gara-gara dia punya kedudukan, karena kedudukannya tidak dibarengi dengan kemampuan mental yang bagus, jadi petantang-petenteng, jadi sombong, jadi sok tahu, maka dia jadi nista dan hina karena kedudukannya. Ada orang yang terjerumus, bergelimang maksiat gara-gara dapat untung. Hal ini karena ketika belum dapat untung akan susah ke tempat maksiat karena uangnya juga tidak ada, tapi ketika punya untung sehingga uang melimpah-ruah tiba-tiba dia begitu mudahnya mengakses tempat-tempat maksiat.

Nah, Sahabat. Selalulah kita nikmati proses. Seperti saat seorang ibu membuat kue lebaran, ternyata kue lebaran yang hasilnya begitu enak itu telah melewati proses yang begitu panjang dan lama. Mulai dari mencari bahan-bahannya, memilah-milahnya, menyediakan peralatan yang pas, hingga memadukannya dengan takaran yang tepat, dan sampai menungguinya di open. Dan lihatlah ketika sudah jadi kue, baru dihidangkan beberapa menit saja, sudah habis. Apalagi biasanya tidak dimakan sendirian oleh yang membuatnya. Bayangkan kalau orang membuat kue tadi tidak menikmati proses membuatnya, dia akan rugi karena dapat capeknya saja, karena hasil proses membuat kuenya pun habis dengan seketika oleh orang lain. Artinya, ternyata yang kita nikmati itu bukan sekedar hasil, tapi proses.



Oleh sebab itu, buat yang ngerasa down dapet nilai jelek di sekolah ato kuliah, yah… nikmatin aja lah… sebab kalau kita ikhlas menjalani proses ini, insya Allah tidak akan pernah rugi 8) . Ilmu n’ pemahaman Insyaallah kan nambah. Nggak ada salahnya ngulang… Namanya juga belajar. Lagian hidup bukan sebatas kuliah n’ dapet A ato B. Apa itu kriteria A? Apa itu kriteria B? Bukan berarti yang dapet ‘C ke bawah’ itu otaknya ‘pas-pasan’ (lagi apes aja kali yah :roll: ? Makanya banyakin doa juga…). Itu kan cuma di atas kertas, di lapangan wallahu’alam apakah ilmu yang diberikan teraplikasikan ato kagak (eh, bukan berarti mau provokasi buat males belajar loooh). Bisa jadi, kalo elo dapet 100 ato A pas ujian, itu justru bikin kita sombong.
(Gue juga sering ngasih tausiyah ke temen tentang hal ini, tapi kenapa guenya sekarang yang mesti ‘makan senjata tuan’ yah :roll: ?) Hehehehe… Karena memang rizki kita bukan apa yang kita dapatkan, tapi apa yang dengan ikhlas dapat kita lakukan :wink: .

Well, buat temen2 yang pada baru masuk skul n’ kul lagi, semester baru ini perbanyak usaha, ikhtiar, n’ doa yaaa… Trus, belajar untuk ikhlas, karena ikhlas itu indah.



 
ospek fisip (2)
09.01.04 (3:34 am)   [edit]
and somebody was crying... i just did realize why i didn't do something to her... i'm still asking my self whether i just don't care (i dunno, should i continue this?)
 
ospek fisip (1)
09.01.04 (3:27 am)   [edit]
just wondering what i'm going to write bout thing called 'ospek'... (to be continued...)
 
alhamdulillah
08.29.04 (6:48 pm)   [edit]
Alhamdulillah, akhirnya ujian kelar juga. Tinggal berdoa n’ nunggu hasil… :roll:
Nah, sekarang gue rada ‘nganggur’ nih. Sempet ada lintasan ide brilian novel lagi sih, dan butuh materi n’ riset yang kompleks. Gue ungkapin ide itu ke temen2, dan mereka ngomporin supaya itu dijadiin. Dan tema yang gue tawarin ke mereka ialah: ***rahasia*** soalnya gue ga mau ide ini bocor ke orang2, bisa2 ide ini malah dicuri sama yang baca blog ini, hehehe… 8) (mikirnya terlalu komersil yah?). Pokoke, kurang lebih temanya tema politik. Sebelum ide ini, ada juga ide yang gue tangkep dari cerita temen tentang kampung halamannya. Itu lebih bersifat sosial-kebudayaan (tapi ga kalah seru juga menurut gue). Whatever, yang jelas yang sekarang editing kudu selese dulu!

Tapi edit novel musti cepeeet! Kudu kelar! Pokoknya musti cetak pas semester baru, lagian temen2 dah pada nodong gitu… (terutama Yuki “Teh Nimas, Ki mau bacaaaa! Pokonya baca sekarang!”).
Dan setelah gue renungi, ternyata nge-edit itu lebih susah dibanding proses writing-nya :roll: , soalnya kudu ngebaca pake ‘kacamata orang lain’, telitian, n’ objektif.

Ospek
BEM yang sekarang giliran sibuk. Hajatan osfak taunan bakal digelar, n’ semua panitia kudu kompak. Ayo Aga (ketua osfak), chayo2x! Tapi taun ini gue ga jadi staf teknis, walopun jadi bendum-nya BEM. Anak ’03 ada yang sempet minta gue jadi staf lapangan lagi sih. Tapi, ah… gue nggak lagi mikirin itu sekarang. Udah nggak semangat (karena dah jadi swasta, hehehe). Biarlah ade2nya aja yang riweuh.
Btw, taun kemaren, sama taun sebelomnya, gue jadi staf medis sih. Waaah, pengalamannya subhanallah… Yang harus standby di kampus jam 5 pagi, n’ baru bisa pulang jam 5 sore. Yang lari2 pas tatib bikin barikade sampe ‘sneaking’ nyari anak2 yang sick&pale pas tatib show. Mulai ngangkat orang pingsan sampe ngurusin orang yang kesurupan. N’ paling tentrem gara2 markas panitia penuh dengan makanan! Rugi deh anak2 KMPM yang nggak pernah ikut jadi panitia ospek! Hehehe…
Kemaren gue juga nonton acara pra-ospek, maba pada dikumpulin di aula. Otak gue berkomentar “Ini baru ‘pra’, belom ospeknya… Belom ‘dibantai’-nya.” Kalo ngeliat mereka, gue jadi inget ospek ’01 doeloe + inget ade gue yang skarang jadi maba Sipil UnDip.

Inspeksi Ortu
Kemaren bonyok dateng dari Jkt, bawa ade gue yang paling kecil, co, kelas 4. Lumayan lah, inspeksi kosan baru. Lumayan juga, nyokap ngebelanjain banyak barang + ransum, hehehe :) . Sekarang ade gue yang paling kecil itu jadi sendirian di rumah, gara2 kakak2nya kudu musti ngelanjutin sekolah di luar kota. Miss u… Mana nyokap cerita kalo mas-nya nggak sempet pamitan sama dia gara2 musti pergi ke airport jam 4 pagi2 buta.
Bonyok tidur di hotel, sementara gw n ade gue di kosan. Di kamar, do’I minta nyalain PC. Gue puterin tracks&vklip-nya Maksim (sebelumnya dia udah tau Maksim). N’ dia humming, terutama pas Exodus & Croatian Rhapsody.
Dita: “Danur, Maksim cakep ya?” :wink:



Danur: “Iya…”
Dita: “Kamu les piano aja, Nur…”
Danur: “Aku mau les pianika”
Dita: “Apa?! Pianika?! (sumpe lo hari gini masi ada pianika?! Lesnya juga ada?!)”
Danur: “Iya”
Dita: “Jangan pianika, Nur! Piano aja, nanti kamu bisa tampil kaya Maksim. Dibayar tuh!”

Dia juga minta games, tapi sayangnya di PC gue ga ada. Paling The Sims. Ya udah, dia minta program drawing. Akhirnya gue kasih Paint. Dia ngerti, soale do skolah diajarin Paint juga. Do’I gambar gunung&mobil melulu n’ sempet maen The Sims (walopun maennya ngasal karena ga ngerti).
Pas malemnya kita sempet rebut2an siapa yang tidur di kasur, siapa yang di lantei karna Nangor begitu dingin. Keputusannya: ade gue di kasur, gue di lantei. Jam 2 malem gue bangun n’ desek2an kasur sama ade gue gara2 gue ‘beku’ tidur di lantei (yang cuma gue alasin selimut karena karpet blom gue ambil dari kosan lama). Dia yang ampe ngambek gitu jam 3, manyun, mencibir& ngelega-legain posisi tidur :x . Tapi akhirnya dia ngalah juga tidur di lantei ampe subuh. Orang anaknya gendut, mana gampang dia kedinginan kaya gue. Hehehe

 
to Taka Algren-Nasution
08.23.04 (1:08 am)   [edit]
yeah, special present for you, Dementor...
tapi tampangnya Cruise lago kaco...


 
Moved to http://tazkia.tblog.com